Photo Kongres di Gereja Buduk




Photo Kongres di Gereja Buduk, http://kristiyasa-pusat.blogspot.comPhoto Kongres di Gereja Buduk, http://kristiyasa-pusat.blogspot.comPhoto Kongres di Gereja Buduk, http://kristiyasa-pusat.blogspot.comPhoto Kongres di Gereja Buduk, http://kristiyasa-pusat.blogspot.comPhoto Kongres di Gereja Buduk, http://kristiyasa-pusat.blogspot.comPhoto Kongres di Gereja Buduk, http://kristiyasa-pusat.blogspot.comPhoto Kongres di Gereja Buduk, http://kristiyasa-pusat.blogspot.comPhoto Kongres di Gereja Buduk, http://kristiyasa-pusat.blogspot.com

Untuk gambar yang lainnya nanti saya upload karena photonya banyak banget... He...3x. bersabar yach. Tunggu seri berikutnya.


Baca Selengkapnya...
Labels: 0 comments |
Doa Seorang Anak Kecil Renungan
Doa Seorang Anak Kecil RenunganDoa Seorang Anak Kecil Renungan

Renungan ditulis oleh : Joe

Suatu ketika, ada seorang anak yang sedang mengikuti sebuah lomba mobil balap mainan. Suasana sungguh meriah siang itu, sebab, ini adalah babak final. Hanya tersisa 4 orang sekarang dan mereka memamerkan setiap mobil mainan yang dimiliki. Semuanya buatan sendiri, sebab, memang begitulah peraturannya. Ada seorang anak bernama Mark. Mobilnya tak istimewa, namun ia termasuk dalam 4 anak yang masuk final. Dibanding semua lawannya, mobil Mark lah yang paling tak sempurna. Beberapa anak menyangsikan kekuatan mobil itu untuk berpacu melawan mobil lainnya. Yah, memang, mobil itu tak begitu menarik. Dengan kayu yang sederhana dan sedikit lampu kedip diatasnya, tentu tak sebanding dengan hiasan mewah yang dimiliki mobil mainan lainnya. Namun, Mark bangga dengan itu semua, sebab, mobil itu buatan tangannya sendiri.

Tiba lah saat yang dinantikan. Fina l kejuaraan mobil balap mainan. Setiap anak mulai bersiap di garis start, untuk mendorong mobil mereka kencang-ke ncang. Di setiap jalur lintasan, telah siap 4 mobil, dengan 4 "pembalap" kecilnya. Lintasan itu berbentuk lingkaran dengan 4 jalur terpisah diantaranya. Namun, sesaat kemudian, Mark meminta waktu sebentar sebelum lomba dimulai. Ia tampak berkomat-kamit seperti sedang berdoa. Matanya terpejam, dengan tangan yang bertangkup memanjatkan doa. Lalu, semenit kemudian, ia berkata, "Ya, aku siap!". Dorr. Tanda telah dimulai. Dengan satu hentakan kuat, mereka mulai mendorong mobilnya kuat-kuat. Semua mobil itu pun meluncur dengan cepat. Setiap orang bersorak-sorai, bersemangat, menjagokan mobilnya masing-masing. "Ayo..ayo...cepat..cepat, maju..maju" , begitu teriak mereka. Ahha...sang pemenang harus ditentukan, tali lintasan finish pun telah terlambai. Dan, Mark lah pemenangnya. Ya, semuanya senang, begitu juga Mark. Ia berucap, dan berkomat-kamit lagi dalam hati. "Terima kasih." Saat pembagian piala tiba. Mark maju ke depan dengan bangga. Sebelum piala itu diserahkan, ketua panitia bertanya. "Hai jagoan, kamu pasti tadi berdoa kepada Tuhan agar kamu menang, bukan?". Mark terdiam. "Bukan, Pak, bukan itu yang aku panjatkan" kata Mark. Ia lalu melanjutkan, "Sepertinya, tak adil untuk meminta pada Tuhan untuk menolongku mengalahkan orang lain. Aku, hanya mohon pada Tuhan, supaya aku tak menangis jika aku kalah." Semua hadirin terdiam mendengar itu. Setelah beberapa saat, terdengarla h gemuruh tepuk-tangan yang memenuhi ruangan.

Teman, anak-anak, tampaknya lebih punya kebijaksanaan dibanding kita semua. Mark, tidaklah bermohon pada Tuhan untuk menang dalam setiap ujian. Mark, tak memohon Tuhan untuk meluluskan dan mengatur setiap hasil yang ingin diraihnya. Anak itu juga tak meminta Tuhan mengabulkan semua harapannya. Ia tak berdoa untuk menang, dan menyakiti yang lainnya. Namun, Mark, bermohon pada Tuhan, agar diberikan kekuatan saat menghadapi itu semua. Ia berdoa, agar diberikan kemuliaan, dan mau menyadari kekurangan dengan rasa bangga. Mungkin, telah banyak waktu yang kita lakukan untuk berdoa pada Tuhan untuk mengabulkan setiap permintaan kita. Terlalu sering juga kita meminta Tuhan untuk menjadikan kita nomor satu, menjadi yang terbaik, menjadi pemenang dalam setiap ujian. Terlalu sering kita berdoa pada Tuhan, untuk menghalau setiap halangan dan cobaan yang ada di depan mata. Padahal, bukankah yang kita butuh adalah bimbingan-Nya, tuntunan-Nya, dan panduan-Nya? Kita, sering terlalu lemah untuk percaya bahwa kita kuat. Kita sering lupa, dan kita sering merasa pesimis dengan kehidupan ini. Tak adakah semangat perjuangan yang mau kita lalui? Saya yakin, Tuhan memberikan kita ujian yang berat, bukan untuk membuat kita lemah dan mudah menyerah. Sesungguhnya, Tuhan sedang menguji setiap hamba-Nya yang beriman. Jadi, teman, berdoalah agar kita selalu tegar dalam setiap ujian. Berdoalah agar kita selalu dalam lindungan-Nya saat menghadapi itu semua. Amin

GBU
Baca Selengkapnya...
Labels: 0 comments |
Tanding Catur Vs Tuhan Renungan
renunganKasparov dan Deep Blue

"Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman TUHAN. Seperti tingginya langit dari bumi, demikianlah tingginya jalan-Ku dari jalanmu dan rancangan-Ku dari rancanganmu" Yes 55:8-9

“ I am a human being ….”. Ucapan ini keluar dari mulut seorang genius yang bernama Garry Kasparov setelah dia dikalahkan pada pertandingan catur spektakuler: Manusia vs Mesin yaitu Garry Kasparov vs Deep Blue pada 11 Mei 1997.

Siapakah Kasparov dan apa sih Deep Blue itu? Garry Kasparov adalah juara dunia catur 12 tahun tidak terkalahkan sebelum pertandingan ini. Genius ini menjadi juara catur Uni Soviet pada usia 13 tahun, memperoleh gelar International Grand Master pada umur 17 th. Pada usia 19 th dia menduduki peringkat 2 dunia. Akhirnya menjadi juara dunia pada usia 22 tahun. Setelah itu dia tidak terkalahkan selama 12 tahun. Pada usia 34 th dia masih tidak menemukan orang yang dapat mengalahkannya sampai dikalahkan oleh Deep Blue. Deep Blue adalah komputer IBM RS6000SP dengan kecepatan analisa 200 juta langkah perdetik. Sedang Kasparov hanya mampu menganalisa 3 langkah perdetik. Pertandingan berakhir dengan 2 kali kekalahan telak bagi Kasparov dan 3 kali draw.

Cerita diatas mirip dengan perseteruan manusia dengan TuhanNya yang notabene adalah penciptanya. Berapa sering Firman Tuhan tidak kita percayai sepenuhnya? Kita masih bertahan dengan pendirian kita, logika kita, ketika jalan pikiran Tuhan berseberangan dengan kehendak kita. Bahkan kita bertentangan seperti seorang lawan terhadap Tuhan. Bukankah Firman Tuhan sering berkata: jangan takut, percaya saja, lepaskan pengampunan, rendahkan dirimu, taati suamimu, kasihi istrimu, hormati orang tuamu, hargai pemimpinmu, bertekun dalam penderitaan, sabar dalam kesesakan, bilur2Nya menyembuhkan, dosamu telah diampuni, tinggalkan kenajisanmu, jangan menjadi hamba uang, jangan merusak bait tubuhmu dll, tetapi kita tidak bisa meng-amin-kannya karena kita tidak mau menurutinya. Kita tidak rela ditaklukkan kepada jalan pikiran Tuhan. Bukankah pikiran Tuhan jauh ditas pikiran kita? Jalan-jalanNya tidak terselami dan tak terukur seperti tertulis dalam Firman Yes 55:8-9 Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman TUHAN. Seperti tingginya langit dari bumi, demikianlah tingginya jalan-Ku dari jalanmu dan rancangan-Ku dari rancanganmu. Bukankah kita harus lebih percaya kepada Tuhan dari pada kepada jalan pikiran manusia? Bukankah dia pencipta kita? Dia yang hidup dari kekal sampai kekal memiliki kemampuan berpikir yang tidak terbatas dan tidak terukur. Hendaklah kita percaya kepada FirmanNya dengan segenap hati. Biarkanlah dirimu ditaklukkan oleh FirmanNya. Biarkan Dia mengambil alih jalan pikiranmu. Biarkanlah Dia memenangkan pertandingan hidupmu, menghancurkan semua pion-pion dan benteng-benteng kemegahanmu. Biarkan dia men-skak mati apa yang menjadi raja dalam hidupmu sampai tinggal satu orang raja saja diatas papan catur hidupmu dan dia adalah Yesus Tuhan. God bless You.
Baca Selengkapnya...
Labels: 1 comments |
Lirik Lagu Hadirat-Mu Membawa Kesembuhan
Niko N. & Welyar K.
3/4 D=Do


D A D
Bapa Pegang Tanganku
D/F# G Asus A
Bapa Ku Rindu Selalu
D/F# G D/F# G
Berada Dekat-Mu, Melihat Senyum-Mu
D/A A11 D
Bapa Kumengasihi-Mu
Reff:
G A/G G A G/D D
Hadirat-Mu, Hadirat-Mu
Em7 G/D A/C# Asus
Membawa Kesembuhan Bagiku
G A/G G A G/D D
Hadirat-Mu, Hadirat-Mu
Em7 A11 D
Membawa Kesembuhan
Baca Selengkapnya...
Labels: 0 comments |